Popular Post

Posted by : Unknown Jumat, 03 Mei 2013


BAB I

PENDAHULUAN





1.1 Latar Belakang

Kata koloni seringkali merupakan kata yang merujuk kepada sebutan “negeri”, atau jebih jauh adalah kata yang sepadan untuk menyebut tanah jajahan yang dikuasai oleh sebuah kekuasaan asing. Koloni adalah satu kawasan diluar wilayah negara asal atau induk. Tujuan utama kolonialisme pada dasarnya adalah juga untuki menjalankan kepentingan ekonomi. Itulah sebabnya mengapa kebanyakan wilayah-wilayah yang dikolonikan (menjadi koloni) adalah wilayah-wilayah yang yang kaya akan bahan mentah, keperluan untuk mendapatkan bahan mentah seperti itu pada dasarnya adalah dampak dari terjadinya Revolusi Industri di Inggris tersebut.

Istilah kolonialisme bermaksud untuk memaksakan satu bentuk pemerintahan atas sebuah wilayah atau negeri lain (tanah jajahan) atau satu usaha untuk mendapatkan sebuah wilayah jajahan, baik melalui paksaan atau juga dengan cara damai. Usaha untuk mendapatkan wilayah biasanya para kolonial cenderung melalui penaklukan (karena memang pada dasarnya tidak ada satu bangsapun yang rela negaranya dijadikan wilayah koloni oleh bangsa asing). Penaklukan atas sebuah wilayah, memang bisa saja dilakukan secara damai atau paksaan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Pada mulanya mereka para pengkoloni membeli barang - barang dagangan yang mereka perlukan dari para penguasa lokal, untuk memastikan pasokan barang dapat berjalan lancar. Tetapi kemudian mereka mulai melakukan campur tangan dalam urusan – urusan pemerintahan penguasa setempat, dan pada akhirnya mereka juga akan berusaha untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai tanah jajahan mereka. Negara yang menjajah menggariskan panduan atau aturan tertentu atas wilayah jajahannya, meliputi aspek kehidupan sosial, pemerintahan, undang-undang dan sebagainya.

Sejarah perkembangan kolonialisme bermula dari Portugis berlayar ke india pada tahun 1498. Di awali dengan pencarian jalan ke Timur untuk mencari sumber rempah-rempah, maka  dimulailah suatu perlombaan mencari tanah jajahan. Bangsa Barat seperti Portugis dan Spanyol adalah pelopor kolonialisme, yang diikuti kemudian oleh Inggris, Belanda dan Negara-negara eropa lainnya. Penguasaan wilayah yang pada awalnya hanya untuk kepentingan ekonomi, akhirnya juga beralih menjadi penguasaan atau penjajahan dalam bentuk politik, yaitu campur tangan untuk menyelesaikan pertikaian, perang saudara, dan sebagainya. Hal ini dimuknkan terutama karena para penguasa kolonial tersebut ingin juga menjaga dan melindungi kepentingan - kepentingan perdagangan mereka daripada pergolakan politik lokal yang bisa saja mengganggu kelancaran perdagangan mereka.

Kolonialisme dapat dikatakan berkembang pesat setelah perang dunia I. Sejarah kolonialisme bangsa-bangsa Eropa yang menaklukkan Afrika memiliki alasan dan tujuan tersendiri. Sehingga kelompok kami akan menguraikan makalah yang berjudul “Penaklukkan Afrika oleh kolonialis Eropa.”



1.2 Rumusan Masalah

1.      Bagaimanakah latar belakang kedatangan kolonialis Eropa di afrika?

2.      Bagaimanakah kolonialis Eropa menaklukkan Afrika?



1.3 Tujuan penulisan

1.      Ingin mengetahui latar belakang kedatangan kolonialis Eropa di Afrika.

2.      Ingin mengetahui kolonialis Eropa menaklukkan Afrika.

{ 1 komentar... read them below or add one }

  1. Wynn Casino and Resort - MapYRO
    Wynn Casino and Resort is a luxury hotel 성남 출장샵 and 속초 출장안마 casino on the 여수 출장마사지 Las Vegas Strip located on the Las Vegas strip. 나주 출장마사지 A luxury resort with a golf 통영 출장샵 course, a full-service spa,

    BalasHapus

- Copyright © educational history - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -